Minggu, 08 Juli 2012

Benarkah Paus Sperma Memakan Cumi Raksasa?

1 komentar


GeoWeek (Waspada, 29 November 2009)

Dua penghuni laut bertubuh besar, paus sperma dan cumi raksasa, menarik perhatian peneliti dan penulis cerita selama puluhan tahun. Tetapi bukti meyakinkan bahwa dua spesies itu pada kenyataannya bersaing satu dengan lainnya di puncak rantai makanan masih tetap sulit dipahami sampai saat ini.

Peneliti yang bekerja di dekat Pulau Bonin di Jepang merekam sejumlah foto memperlihatkan seekor paus sperma betina, dibuntuti anaknya, berenang dengan sisa tubuh cumi raksasa di mulutnya. Gambar itu menjadi bukti kuat pertama bahwa paus sprema memangsa cumi raksasa.

Cerita tertulis tentang monster laut raksasa (cumi) sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Pada pertengahan 1800-an pelaut Perancis pertama kali menemukan bangkai cumi raksasa terapung di permukaan laut dekat Kepulauan Canary. Hampir semua yang diketahui tentang cumi raksasa berasal dari bangkainya yang terapung atau terdampar di pantai.

Cumi raksasa adalah moluska pemakan daging. Panjang tubuhnya bisa mencapai 18 m, memiliki delapan kaki untuk mencengkeram mangsanya dan dua lengan peraba yang lebih panjang.

Paus sperma, yang tubuhnya sepanjang cumi raksasa, bisa menyelam sedalam 3,2 km untuk berburu cumi.

Berat paus sperma dewasa kira-kira 36 ton, 40 kali lebih berat dibanding cumi raksasa dewasa.


Copyright © 2009 The New York Times Syndicate
 

One Response so far

  1. Informasi yang sangat menarik

Leave a Reply